Portal Berita Futsal Dan Bola Basket

Informasi tentang olahraga futsal dan bola basket dari berbagai belahan dunia

Federasi Bola Basket Filipina (SBP) tidak bisa memanggil Jordan Clarkson untuk Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021 untuk jendela kedua di bulan November 2020. Alasannya, musim kompetisi NBA belum jelas kapan akan dimulai. Oleh sebab itu, agen Jordan Clarkson tak mau mengambil risiko bila terjadi sesuatu dengan pemainnya.

Sempat Membela Filipina Pada Asian Games 2018

Clarkson adalah pemain di bawah agensi Klutch Sports Group milik Rich Paul. Agensi pemain yang juga menaungi LeBron James, Draymon Green, Kentavious-Caldwell Pope, Anthony Davis, Lonzo Ball, Ben Simmons dan beberapa bintang NBA lainnya. Agensi tersebut dikenal sangat ketat dalam menjaga pemain. Apalagi pemain yang punya potensi bagus seperti Clarkson.

Pemain 28 tahun tersebut tampil bagus untuk Jazz di musim 2019-2020. Dia mencetak rata-rata 14,6 poin, 2,4 rebound, dan 2,4 asis dengan akurasi tembakan di kisaran 37 persen. Dilansir situsĀ kslsports.com, Jazz sedang mencari garda baru untuk rotasi Donovan Mithcell. Situasi ini membuat posisi Clarkson di Jazz tidak aman. Karena Jazz lebih memilih mencari pemain muda dalam Draft NBA 2020, November nanti.

Kondisi tersebut tidak menguntungkan bagi Gilas Pilipinas. Sebab, jendela kedua (window 2) Kualifikasi Piala Asia FIBA 2021 akan digelar November 2020 mendatang. Meski Clarkson pada akhirnya dikontrak lagi oleh Jazz, belum tentu agensi dan klubnya memberi izin untuk bergabung dengan timnas Filipina. Karena jadwal Kualifikasi Piala Asia bertepatan dengan pembukaan pasar bursa pemain bebas agen, dan persiapan tim NBA untuk musim depan.

Filipina Tetap Mengusahakan Agar Bisa Tampil

Seperti dikutip dariĀ spin.ph, status Jordan Clarkson di timnas Filipina juga belum jelas. SBP masih berharap bahwa FIBA mengakui Clarkson sebagai pemain lokal. Karena sejak 2018 lalu, belum ada perkembangan mengenai statusnya di FIBA. Clarkson masih dianggap sebagai pemain naturalisasi. Sementara di turnamen FIBA, hanya boleh memainkan satu pemain naturalisasi saja.

Clarkson memang bisa bermain di Asian Games 2018 di Jakarta. Saat itu, dia mendapatkan izin dari NBA. Ditambah lagi, Asian Games bukan agenda FIBA. Jadi Clarkson bisa bermain. Statusnya sama seperti Jamarr Andre Johnson di timnas Indonesia saat itu. Saat tampil di Asian Games, Clarkson menyumbang rata-rata 26,0 poin, 6,5 rebound, dan 5,5 asis. Filipina finis di urutan kelima.

Sementara itu, Utah Jazz sedang sibuk menyiapkan tim untuk musim depan. Minggu ini, Jazz menambahkan asisten baru untuk mendampingi Quinn Snyder. Mereka menambahkan Dell Demps dan Keyon Dooling. Kabar terakhir, Jazz merekrut Sergi Olivia dari Philadelphia 76ers untuk mendampingi Snyder. Jazz ingin meraih prestasi lebih tinggi dari musim ini. Mereka gugur di putaran pertama Playoff NBA 2020 setelah kalah 3-4 dari Denver Nuggets.